Langsung ke konten utama

penghuni yang tersesat


tak bisa berjalan diantara beriringan 
berdiri di gelap gulita kehidupan
apakah ini suatu kesulitan
atau sebuah dugaan 

aku tak bisa menerka yang bukan -bukan
sesungguhnya jika kita memahami
akan mengerti apa dan dengan siapa
kita hidup bersama
menghabiskan sisa 

umur yang tak pasti untuk ditebak
mengiringi waktu yang selalu menanti berhenti
hanya iman dan taqwa yang teguh
sebagai penerang setiap terowongan

ingin menjumpai tiap arus
yang selalu tertumpu
pada pencahayaan tak lekang
hanya tuhan yang ku punya

hanya satu tujuanku
yaitu kerhidoan 
menjalani tiap detik waktu ini

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANOMALI GERAK LAJU

PERLAHAN  dalam urai yang terbekas sekat kesan yang terbelah oleh angin terbebas oleh angan yang bersarang ingin ku gerakan sebuah uraian suatu saat akan terbuka lembaran tatanan memberikan sebuah hasil bisa berguna tak ingin berdusta akan kata seakan mengumbar senyum tawanan gerakku seaakan dibuntuti  yang tak bisa ku tebak akan kah itu suatu kebetulan semata mungkin ini gerak hati yang tak bisa kau rasa akan hadir sebagai rupa berpikir untuk lari akan penyebab keegoisan diri igin ku nampak kepermukaan yang nyata seberkas harapan memberikan sedikit harapan  namun ku tak bisa kejadian memerikan pandangan MENAPAKI  ketika waktu berjalan dengan seakan lambat mencoba untuk menelusuri jalan buntu itu selepas ashar memeberi arti  bahwa akan tiba waktu kutunggu hingga saat ini masih ku berharap ini sebagai  perputaran sebuah arus air  meski mengikuti anomali gerak laju harus ku akui  hingga harus ...

Melepaskan ingatan

16/11/2018 Surabaya Jalan ini lama ku ingat Dimana kuberjalan Menempuh jarak  Begitu jauh Bagiku itu tak seberapa Dibandingkan harus menempuh Bermil-mil menuju tempatmu Jika harus  Sanggup ku menempuhnya Hanya demi  Memberimu janji Namun bilamana Tak bisa kau tepati Kecewa pasti ada Kau hanya insan biasa Tak bisa ku jelaskan  Dan tak bisa juga  Menahanmu disini Kehendakmu bukan  Pilihan hati Yang tak sanggup  Kau terima Bisa kurasakan itu Ya ..hanya itu  Hanya itu kamu yang Tahu Hujan sudah datang Dibulan ini Harapku dipersimpangan jalan Hanya pintaku Bilamana sudah lupa Tetap saja ku doakan Terbaik untuk mu Dan Ia Yang lebih baik dibandingkan Dari segi tahta  Aku terima Itu Tak butuh syarat Hanya satu salam Saja cepat lupakan aku Dari pikiran halusinasi ini