Langsung ke konten utama

ANOMALI GERAK LAJU

PERLAHAN 

dalam urai yang terbekas sekat kesan
yang terbelah oleh angin
terbebas oleh angan yang bersarang
ingin ku gerakan sebuah uraian

suatu saat akan terbuka lembaran tatanan
memberikan sebuah hasil bisa berguna
tak ingin berdusta akan kata
seakan mengumbar senyum tawanan

gerakku seaakan dibuntuti 
yang tak bisa ku tebak akan kah
itu suatu kebetulan semata
mungkin ini gerak hati

yang tak bisa kau rasa akan hadir
sebagai rupa berpikir untuk lari
akan penyebab keegoisan diri
igin ku nampak kepermukaan yang nyata

seberkas harapan memberikan
sedikit harapan 
namun ku tak bisa kejadian
memerikan pandangan


MENAPAKI 

ketika waktu berjalan dengan seakan lambat
mencoba untuk menelusuri jalan buntu itu
selepas ashar memeberi arti 
bahwa akan tiba waktu kutunggu

hingga saat ini masih ku berharap ini sebagai 
perputaran sebuah arus air 
meski mengikuti anomali gerak laju
harus ku akui 

hingga harus bersujud 
adalah hal yang bisa aku uturakan
suatu bentuk ungkapan sebagai tanda
baktiku padaNya
atas semua kehendaknya

hingga ku tak kuasa untuk
bertindak sebagai bukti
bahwa aku sungguh kecewa akan
semua tindak terjal asa

aku tak bisa mengelak akan putusan
sebagai ungkapan rasa kecewaku
cuma satu kalimat untuk buah pikirku
barangkali ini disebut perputaran jenjang liku




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepaskan ingatan

16/11/2018 Surabaya Jalan ini lama ku ingat Dimana kuberjalan Menempuh jarak  Begitu jauh Bagiku itu tak seberapa Dibandingkan harus menempuh Bermil-mil menuju tempatmu Jika harus  Sanggup ku menempuhnya Hanya demi  Memberimu janji Namun bilamana Tak bisa kau tepati Kecewa pasti ada Kau hanya insan biasa Tak bisa ku jelaskan  Dan tak bisa juga  Menahanmu disini Kehendakmu bukan  Pilihan hati Yang tak sanggup  Kau terima Bisa kurasakan itu Ya ..hanya itu  Hanya itu kamu yang Tahu Hujan sudah datang Dibulan ini Harapku dipersimpangan jalan Hanya pintaku Bilamana sudah lupa Tetap saja ku doakan Terbaik untuk mu Dan Ia Yang lebih baik dibandingkan Dari segi tahta  Aku terima Itu Tak butuh syarat Hanya satu salam Saja cepat lupakan aku Dari pikiran halusinasi ini

penghuni yang tersesat

tak bisa berjalan diantara beriringan  berdiri di gelap gulita kehidupan apakah ini suatu kesulitan atau sebuah dugaan  aku tak bisa menerka yang bukan -bukan sesungguhnya jika kita memahami akan mengerti apa dan dengan siapa kita hidup bersama menghabiskan sisa  umur yang tak pasti untuk ditebak mengiringi waktu yang selalu menanti berhenti hanya iman dan taqwa yang teguh sebagai penerang setiap terowongan ingin menjumpai tiap arus yang selalu tertumpu pada pencahayaan tak lekang hanya tuhan yang ku punya hanya satu tujuanku yaitu kerhidoan  menjalani tiap detik waktu ini