Langsung ke konten utama

tersisa puing-puing kenangan



hilang sekejap mata

sebuah makna keindahan 
nanun ku coba memberikan kemudahan 
yang tiada arti bagimu
untuk itu ku coba

meraih angan 
yang tersisa 
oleh kenangan 
masih tersisa 

risau hidup membuat aku
terus bisa menepiskan 
sejengkal ku terobati 
oleh iman yang terus

memberikan setiap pinta
memberikan obat penawar rindu
sebagai ganti jiwa 
yang hilang tak terganti 

hanya harapan yang mampu
menguki indahnya 
waktu menyusuri
tiap janji yang terpatri

kejujuran yang dianggap palsu
membuatku ragu akan kesetiaanku
sungguh pilu 
jika kau jadi diriku?


Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANOMALI GERAK LAJU

PERLAHAN  dalam urai yang terbekas sekat kesan yang terbelah oleh angin terbebas oleh angan yang bersarang ingin ku gerakan sebuah uraian suatu saat akan terbuka lembaran tatanan memberikan sebuah hasil bisa berguna tak ingin berdusta akan kata seakan mengumbar senyum tawanan gerakku seaakan dibuntuti  yang tak bisa ku tebak akan kah itu suatu kebetulan semata mungkin ini gerak hati yang tak bisa kau rasa akan hadir sebagai rupa berpikir untuk lari akan penyebab keegoisan diri igin ku nampak kepermukaan yang nyata seberkas harapan memberikan sedikit harapan  namun ku tak bisa kejadian memerikan pandangan MENAPAKI  ketika waktu berjalan dengan seakan lambat mencoba untuk menelusuri jalan buntu itu selepas ashar memeberi arti  bahwa akan tiba waktu kutunggu hingga saat ini masih ku berharap ini sebagai  perputaran sebuah arus air  meski mengikuti anomali gerak laju harus ku akui  hingga harus ...

Melepaskan ingatan

16/11/2018 Surabaya Jalan ini lama ku ingat Dimana kuberjalan Menempuh jarak  Begitu jauh Bagiku itu tak seberapa Dibandingkan harus menempuh Bermil-mil menuju tempatmu Jika harus  Sanggup ku menempuhnya Hanya demi  Memberimu janji Namun bilamana Tak bisa kau tepati Kecewa pasti ada Kau hanya insan biasa Tak bisa ku jelaskan  Dan tak bisa juga  Menahanmu disini Kehendakmu bukan  Pilihan hati Yang tak sanggup  Kau terima Bisa kurasakan itu Ya ..hanya itu  Hanya itu kamu yang Tahu Hujan sudah datang Dibulan ini Harapku dipersimpangan jalan Hanya pintaku Bilamana sudah lupa Tetap saja ku doakan Terbaik untuk mu Dan Ia Yang lebih baik dibandingkan Dari segi tahta  Aku terima Itu Tak butuh syarat Hanya satu salam Saja cepat lupakan aku Dari pikiran halusinasi ini

penghuni yang tersesat

tak bisa berjalan diantara beriringan  berdiri di gelap gulita kehidupan apakah ini suatu kesulitan atau sebuah dugaan  aku tak bisa menerka yang bukan -bukan sesungguhnya jika kita memahami akan mengerti apa dan dengan siapa kita hidup bersama menghabiskan sisa  umur yang tak pasti untuk ditebak mengiringi waktu yang selalu menanti berhenti hanya iman dan taqwa yang teguh sebagai penerang setiap terowongan ingin menjumpai tiap arus yang selalu tertumpu pada pencahayaan tak lekang hanya tuhan yang ku punya hanya satu tujuanku yaitu kerhidoan  menjalani tiap detik waktu ini