Langsung ke konten utama

Pertemuan yang berkesan

Senja kembali menyapa

Senyum padaku..
Kini terasa akupun juga tersenyum padanya

Sekilas dia berdiri tak banyak kata
Hanya kupandangi saja
Tak bisa berkata padanya
Ku coba mencari topik suara

Mungkin ia bisa menjawab
Pertanyaan yang tak biasa
Kusapa dengan sebutan 
Lembut..dia tiara

Nama yang mungkin terdengar asing
Ditelinga saya

Ia cukup diam tak banyak suara
Sekejap saja ia buru pergi
Tak kutanyakan kenapa ia segera berlalu
..."saya sedang sibuk waktu ini"
jawabnya dengan cepat

Aku tak banyak komentar lebih

Disitu aku ingin pergi juga
Kulihat jam tangan ditangan kiriku

Dan hanya sebuah senyuman yang 
Mungkin merubah pandangan sejenak
Karna waktu itu
Aku tak menemnukan lagi
Nama yang cukup spesial di pikiranku

Karna aku lebih memilih
Tuhanku lebih disetiap langkah ini

Jadi kuputuskan saja
Untuk mengingatmu 

😔😔😔😔
😌😌😌🙏

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANOMALI GERAK LAJU

PERLAHAN  dalam urai yang terbekas sekat kesan yang terbelah oleh angin terbebas oleh angan yang bersarang ingin ku gerakan sebuah uraian suatu saat akan terbuka lembaran tatanan memberikan sebuah hasil bisa berguna tak ingin berdusta akan kata seakan mengumbar senyum tawanan gerakku seaakan dibuntuti  yang tak bisa ku tebak akan kah itu suatu kebetulan semata mungkin ini gerak hati yang tak bisa kau rasa akan hadir sebagai rupa berpikir untuk lari akan penyebab keegoisan diri igin ku nampak kepermukaan yang nyata seberkas harapan memberikan sedikit harapan  namun ku tak bisa kejadian memerikan pandangan MENAPAKI  ketika waktu berjalan dengan seakan lambat mencoba untuk menelusuri jalan buntu itu selepas ashar memeberi arti  bahwa akan tiba waktu kutunggu hingga saat ini masih ku berharap ini sebagai  perputaran sebuah arus air  meski mengikuti anomali gerak laju harus ku akui  hingga harus ...

Melepaskan ingatan

16/11/2018 Surabaya Jalan ini lama ku ingat Dimana kuberjalan Menempuh jarak  Begitu jauh Bagiku itu tak seberapa Dibandingkan harus menempuh Bermil-mil menuju tempatmu Jika harus  Sanggup ku menempuhnya Hanya demi  Memberimu janji Namun bilamana Tak bisa kau tepati Kecewa pasti ada Kau hanya insan biasa Tak bisa ku jelaskan  Dan tak bisa juga  Menahanmu disini Kehendakmu bukan  Pilihan hati Yang tak sanggup  Kau terima Bisa kurasakan itu Ya ..hanya itu  Hanya itu kamu yang Tahu Hujan sudah datang Dibulan ini Harapku dipersimpangan jalan Hanya pintaku Bilamana sudah lupa Tetap saja ku doakan Terbaik untuk mu Dan Ia Yang lebih baik dibandingkan Dari segi tahta  Aku terima Itu Tak butuh syarat Hanya satu salam Saja cepat lupakan aku Dari pikiran halusinasi ini

penghuni yang tersesat

tak bisa berjalan diantara beriringan  berdiri di gelap gulita kehidupan apakah ini suatu kesulitan atau sebuah dugaan  aku tak bisa menerka yang bukan -bukan sesungguhnya jika kita memahami akan mengerti apa dan dengan siapa kita hidup bersama menghabiskan sisa  umur yang tak pasti untuk ditebak mengiringi waktu yang selalu menanti berhenti hanya iman dan taqwa yang teguh sebagai penerang setiap terowongan ingin menjumpai tiap arus yang selalu tertumpu pada pencahayaan tak lekang hanya tuhan yang ku punya hanya satu tujuanku yaitu kerhidoan  menjalani tiap detik waktu ini